oleh

Soal Video Viral di Lambar, ini Kata Yanuar Irawan

Bandarlampung (Kiwarinews): Anggota Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan meminta agar kejadian viral video joget remix siswa SDN 1 Padang Cahya, Kecamatan Balikbukit, harus dilihat secara objektif.

Sebab, dirinya sudah menanyakan langsung kebenaran kepada panitia dan masyarakat di sana bahwa kejadian itu merupakan Human error (kelalaian manusia).

“Setelah acara itu selesai dalam kondisi lagi bersih-bersih ada guru honor menyanyi dalam misi hiburan itu, tidak tahu karena terbisa atau bagaimana tukang orgen langsung menyetel musik remix itu, kemudian anak-anak ikut bergoyang, tadinya hanya satu dua orang karena melihat temanya dalam suasana ceria jadilah pada ikut semua dan ternyata ada yang memvidiokan sehingga menjadi viral,” jelasnya.

“Kemarin saya sudah berkordinasi dengan Bupati, kejadian ini harus dilihat secara objektif betul mungkin sudah banyak prestasi yang diraih oleh siswa tentu dengan bimbingan guru, kepala sekokah serta pihak lainya masa ia ‘Karena nila setitik rusak susu sebelanga’ tapi jika ini menjadi bahan evaluasi saya sepakat,” tambahnya.

Kemarin juga, sambung dia, Dinas Pendidikan dan Sekda sudah mengambil langkah, tapi kepala sekolah sudah insiatif sendiri mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggung jawaban beliau. “Dan ini menjadi bahan pelajaran ke depan toh ini semua sudah terjadi, tidak bisa disalahkan satu pihak saja karena kita paling gampang menyalahkan orang tapi kita harus introfeksi diri, lihatanya secara objektif,” ucapnya.

“Tinggal kita tunggu saja keputusanannya nanti seperti apa dari dinas Penidikan Lampung barat, tapi saya tidak mau mereka mengambil keputusan dengan tekanan-tekan atau isu dari pemberitaan karena jika nanti gurunya di ganti tidak ada jaminan apakah lebih baik atau tidak, paling tidak dengan kejadi ini tidak hanya sekolah di Lampung Barat saja tapi semua sekolah adalah tanggung jawab kita semua,” jelasnya. (KwN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed